Melayani dengan Spirit of Excellent

Excellentservice

Minggu, 23 Maret 2014

Ev. Nova Naomi Kumendong

Keluaran 35 : 30-35

Mari pertajam panggilan kita dalam Tuhan, bangkitkan gelora cinta, tanpa bersungut-sungut, maka itu menjadi syarat untuk Tuhan akan memperlengkapi kita dengan spirit of excellent yaitu roh keahlian, pengertian, dan pengetahuan dalam segala macam pelayan serta pekerjaan. Setiap kita di perlengkapi oleh Tuhan, dan kalau itu menjadi kerinduan kita, maka kita perlu meminta spirit of excellent sampai maksimal dalam pelayanan. Mulailah segala sesuatu dengan sprit of excellent.

Ada 5 hal Tuhan akan memperlengkapi kita, kita akan diberikan roh keahlian. Hal ini dapat kita pelajari dari:

1. Bezaleel, artinya dalam bayang-bayang Tuhan (“bayangan” mengikuti gerakan kita).

Bezaleel artinya kita belajar melakukan tepat seperti yang Bapa lakukan. Lakukan segala sesuatu seperti yang Tuhan lakukan atau perintahkan, jangan seenak-enaknya yang mau kita lakukan, jangan sesuai dengan keinginan hati kita sendiri. Tapi belajar dalam bayang-bayang Tuhan, tunggu apa maunya Tuhan atau apa perintah Tuhan untuk kita.

Seperti apa yang dikatakan Tuhan Yesus saat pernikahan di Kana: “Bapa belum menunjukkan kepada Aku, belum bisa aku lakukan, waktu-Ku belum tiba.” Kita harus belajar melakukan tepat seperti yang Bapa lakukan, mempunyai mata rohani yang terbuka, serta mengerti tentang apa yg Tuhan mau. Tuhan pilih kita dan penuhi kita dengan roh keahlian.

2. Uri, artinya kobaran api.

Ibrani 1:17

Kita adalah pelayan-pelayan api Tuhan, sehingga minimal di manapun kita berada maka kita harus membawa apinya Tuhan: api kegerakan, cinta akan Tuhan, pemulihan, menyemangati yang lemah, dsb.

Kalau kita sadar bahwa dalam diri kita adalah pelayan api Tuhan, maka kita akan tahu bagaimana cara membangkitkan kobaran api Tuhan itu. Belajarlah melakukan kasih, beri makan roh kita, bangkitkan diri kita, menyemangati diri sendiri, belajar bangkitkan roh keahlian yang ada dalam diri kita, dengan berbagai cara (misal: baca Alkitab, dengarkan firman Tuhan) kita bisa mendapatkan urapan Tuhan. Di mana kita berada, kita harus membawa api Tuhan, kobarkanlah  api, ini adalah tugas kita.

Belajar mempunyai mental yang berkata: “Aku ini mempunyai roh yang luar biasa, dipakai Tuhan luar biasa.” maka kita menjadi rekan kerja Allah, atau duta-duta-Nya ini adalah kehormatan bagi kita, sehingga cara melayani, melakukan apapun beda karena ada otoritas yang menyertai kita. Kunci segalanya adalah dekatkan diri kita dengan Tuhan, maka fasilitas demi fasilitas pasti mengikuti kita. Jangan kejar fasilitasnya saja, tetapi cari yang menjadi sumber fasilitas atau berkat yaitu Tuhan, belajar serius dalam melayani Tuhan, belajar melakukan semua dengan kobaran api, passion, dan belajar dekat dengan Tuhan.

3. Hur, artinya white lenan (lenan putih).

Hur berbicara tentang service atau pelayanan, yaitu cara melayani dan melakukan dlm banyak hal. Kalau pelayanan kita menyentuh hati Tuhan, maka fasilitas apa saja Tuhan pasti akan berikan. Jangan melayani Tuhan hanya asal-asalan saja, karena jika pelayanan kita berhasil menyentuh hati Tuhan, tanpa kita kejar atau meminta-minta ke Tuhan, maka berkat atau fasilitas akan Tuhan berikan secara langsung.

4. Aholiab, artinya kemah dari Bapa.

Untuk kita diperlengkapi lebih lagi, maka kita harus belajar suka tinggal dalam kemah Bapa di Sorga, punya tempat tersembunyi dengan Tuhan. Bagaimana caranya kita bisa bersembunyi dalam kemah Tuhan? Lakukan yang masing-masing kita tahu misalnya: menyendiri berdoa di kamar, berkomunikasi dengan Tuhan saat sedang jalan-jalan, memandang laut dan menikmati apa yang kita lihat sambil berkomunikasi dengan Tuhan, dll.

Selain sibuk dalam pelayanan dan segala macam kegiatan apapun, kita tetap harus suka tinggal di kemah Bapa Sorgawi karena ini adalah kunci dari segalanya. Cari waktu untuk mempunyai keintiman dengan Tuhan kita.

5. Ahisamakh, artinya saudara yang memberi dukungan.

Saling memberi dukungan sebagai saudara, dalam pelayanan kita harus saling memberi dukungan (misal: doa, teguran yg membangun, dll). Belajar menjadi saudara yang mendukung.

Kesimpulannya adalah kita harus belajar memberikan service of excellent di mana pun kita berada (baik dalam pelayanan maupun di sekuler). Service of excellent artinya melakukan lebih dari pada yang diminta, memberikan yang terbaik atau sebaik-baiknya, jangan asal-asalan saja kepada Tuhan atau sesama.

Dalam hidup harus kita berikan segala-galanya buat Tuhan, sepenuhnya menyukakan hati Tuhan. Oleh karena itu penting untuk memiliki hati hamba.

Tuhan Yesus memberkati.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s